[male
vocals]
[Intro - semua] Ayo
naik
Candi
Dadi!
Setrum,
setrum,
setrum
bareng! (
hah!)
[Bait 1 - rap cowok] Subuh
sudah
bangun,
sandal
isolator
dipasang
Pak
Volt
di
depan,
langkahnya
tegap
dan
tenang
Tangannya
menyengat,
tapi
hatinya
ramah
Ayo
ikut
naik,
jangan
tinggal
di
bawah
[Pra-refrain - cewek] Napas
boleh
berat,
rehat
di
Tumpak
Esis
Pemandangan
indah,
puncak
tak
jauh
lagi
[Refrain - semua] Setrum,
setrum,
setrum
bareng! (
Sinyal
on!)
Naik,
naik,
naik
Candi
Dadi!
Setrum,
setrum,
setrum
bareng! (
Jangan
menyerah!)
Sedikit
lagi,
sedikit
lagi,
sampai
di
puncak!
[Bait 2 - rap cowok] Tiga
ratus
delapan
puluh
sembilan
meter,
ayo
sikat!
Beringin
dipikul
enam
orang,
tanpa
kren,
tanpa
alat
berat
Ibu-ibu
gendong
batako
seperti
gendong
buah
hati
Keringat
menetes,
senyum
tak
pernah
pergi,
hey!
[Breakdown - kendang, sahut-sahutan] Capek?
Rehat
di
Tumpak
Esis!
Indah?
Indah
banget!
Menyerah?
Jangan!
Naik
lagi?
Naik
lagi!
Sedikit
lagi?
Sedikit
lagi!
[Bridge - pelan, cewek] Doa
ibu,
istri,
saudari,
dan
putri
Itulah
yang
menjaga
langkah
sampai
puncak
[Refrain akhir - nada naik, tepuk tangan] Setrum,
setrum,
setrum
bareng!
Naik
lagi,
naik
lagi,
Candi
Dadi
di
depan
mata!
Sedikit
lagi,
sedikit
lagi,
jangan
menyerah!
Kita
sampai!
[Penutup - pelan, semua, kendang mereda] Candi
Dadi,
recharge
raga,
pikiran,
dan
jiwa
Candi
Dadi,
mahkota
Tulungagung
[Outro - teriak bareng] Candi
Dadi,
lo
bet?
Tidak
lagi!
Baterai
penuh!