Frobits
🎵 A song made on Frobits

Sisa Hujan di Hatiku

0:000:00
Download
Make your own song
Continues securely on the web
Lyrics

(Solo

gitar

elektrik

yang

merintih

pelan

dengan

reverb

tebal) (

Dentuman

bass

yang

berat

dan

lambat)

Di

sudut

kafe

tua

ini

aku

duduk

sendiri

Menatap

gelas

kopi

yang

mulai

mendingin

di

meja

ini

Cahaya

lampu

temaram

menyinari

kenangan

kita

Tentang

janji

yang

kau

ucap

namun

kini

telah

sirna

Setiap

hembusan

napas

terasa

begitu

sesak

Saat

bayang

wajahmu

kembali

menusuk

dengan

jarak

Aku

masih

di

sini,

terperangkap

dalam

sunyi

Menunggu

jawaban

yang

tak

pernah

kau

beri

Kini

semua

telah

usai,

cinta

kita

jadi

debu

Kau

melangkah

pergi

membawa

sisa

hatiku

yang

kaku

Tak

ada

lagi

tawa

yang

menghiasi

hari

Hanya

ada

sepi

yang

memelukku

setiap

pagi

Oh,

sungguh

sakit

rasanya

kehilangan

dirimu

Seperti

kapal

karam

di

tengah

samudera

biru

Bukan

maksud

hati

untuk

terus

meratapi

nasib

Namun

rasa

ini

terlalu

dalam

untuk

kusembunyikan

di

balik

tib

Setiap

langkahmu

menjauh,

duniaku

seakan

runtuh

Menyisakan

luka

menganga

yang

tak

kunjung

sembuh

Aku

mencoba

bangkit,

namun

kaki

ini

terpaku

Terbelenggu

oleh

memori

yang

terus

mengejarku

Apakah

kau

juga

merasakan

perih

yang

sama?

Ataukah

aku

hanyalah

bab

yang

kau

buang

begitu

lama?

Kini

semua

telah

usai,

cinta

kita

jadi

debu

Kau

melangkah

pergi

membawa

sisa

hatiku

yang

kaku

Tak

ada

lagi

tawa

yang

menghiasi

hari

Hanya

ada

sepi

yang

memelukku

setiap

pagi

Oh,

sungguh

sakit

rasanya

kehilangan

dirimu

Seperti

kapal

karam

di

tengah

samudera

biru

Detik

jam

dinding

seakan

mengejek

langkahku

Menghitung

waktu

yang

terbuang

sia-sia

demi

kamu

Tak

ada

gunanya

menangisi

yang

takkan

kembali

Namun

air

mata

ini

tetap

saja

mengalir

membasahi

pipi

Biarlah

blues

ini

menjadi

saksi

bisu

hatiku

Yang

retak

berkeping-keping

karena

mencintaimu

Kini

semua

telah

usai,

cinta

kita

jadi

debu

Kau

melangkah

pergi

membawa

sisa

hatiku

yang

kaku

Tak

ada

lagi

tawa

yang

menghiasi

hari

Hanya

ada

sepi

yang

memelukku

setiap

pagi

Oh,

sungguh

sakit

rasanya

kehilangan

dirimu

Seperti

kapal

karam

di

tengah

samudera

biru

Biarlah

waktu

yang

menjawab

segalanya

Aku

pamit

pergi

meninggalkan

luka

dan

cinta (

Solo

gitar

yang

perlahan

memudar)

Sudah

cukup,

semuanya

telah

berakhir... (

Suara

gitar

sunyi

perlahan

hilang)

More songs by A Listen to songs created by others
FROBITS