Frobits
🎵 A song made on Frobits

Gema di Ujung Senja

0:000:00
Download
Make your own song
Continues securely on the web
Lyrics

(Electric

guitar

riff

dengan

distorsi

lembut) (

Drum

masuk

dengan

ketukan

stabil,

vokal

pada

reff

Nada

menjerit

tinggi)

Di

ufuk

barat

matahari

mulai

meredup

Bayang-bayang

panjang

menyapa

setiap

sudut

Kita

berdiri

di

persimpangan

jalan

yang

sunyi

Melihat

dunia

yang

sedang

kehilangan

jati

diri

Asap

membubung

tinggi

menutupi

cakrawala

Menyisakan

tanya

tentang

arti

sebuah

bangsa

Apakah

kita

lupa

cara

untuk

saling

sapa

Atau

hati

sudah

beku

tertutup

rasa

curiga

Oh,

lihatlah

kehancuran

di

mana

mana...

Hentikan

semua....

Perang

hanya

membawa

luka

Bumi

menangis

menelan

air

mata

manusia

Tak

ada

pemenang

hanya

debu

yang

tersisa

Kita

semua

hanya

korban

dalam

permainan

Menunggu

waktu

meredam

dentuman

yang

menakutkan

Kawat

berduri

melintang

membelah

taman

kota

Memecah

telinga

inilah

mimpi

yang

nyata

Anak-anak

berlari

menangis

pilu

Diatas

langit

hitam

bau

mesiu

Bahaya

nyata

mengintai

di

balik

dinding

Menghancurkan

harapan

yang

dulu

dan

masa

depan

Tak

ada

gunanya

adu

kuasa

di

atas

tanah

Jika

yang

tersisa

hanyalah

duka

yang

dalam

Oh,

lihatlah

kehancuran

di

depan

mata

Perang

membawa

duka

tanpa

ada

akhirnya

Bumi

menangis

menelan

air

mata

manusia

Tak

ada

pemenang

hanya

debu

yang

tersisa

Puing

kehancuran

dimana

mana

Menunggu

waktu

meredam

jiwa

yang

menakutkan

Pikirkanlah

sebelum

bumi

terbelah

Jabat

erat

tangan

meski

hati

terasa

berat

Perdamaian

bukan

sekadar

bass

basi

semata

Langkah

nyata

untuk

mengobati

luka

dan

pilu

Dunia

butuh

cahaya

bukan

lagi

gelap

yang

membara

Mari

berhenti

sejenak,

menghitung

jumlah

korban

kehancuran (

Melodi

gitar

elektrik

yang

melengking

namun

tetap

harmonis)

Esok

pagi

pasti

datang

dengan

harapan

baru

Jika

kita

berani

melepaskan

dendam

yang

membatu

Lepaskan

senjata

yang

membelenggu

jemari

kita

Biarkan

cinta

yang

memimpin

di

setiap

langkah

Bukan

tentang

siapa

yang

berdiri

paling

tinggi

Tapi

tentang

siapa

yang

mampu

memaafkan

diri

sendiri

Oh,

lihatlah

kehancuran

di

depan

mata

Perang

membawa

duka

tanpa

akhir

Bumi

menangis

menelan

air

mata

manusia

Tak

ada

pemenang

hanya

debu

yang

tersisa

Kita

semua

hanya

korban

semata

Dari

ambisi

keangkuhan

semata

Menunggu

waktu

meredam

dendam

yang

menakutkan

Biarkan

damai

menyentuh

sanubari

Jangan

biarkan

sejarah

terulang

kembali

Perang

hanya

menyisakan

duka,

tinggalkanlah

selamanya (

Fade

out

dengan

petikan

gitar

elektrik

perlahan)

Cukup

sudah,

cukup

sudah.

Hentikan

semua...

Demi

kedamain

dunia (

Suara

drum

perlahan

hilang)

More songs by A Listen to songs created by others
FROBITS